Kategori ini berisi kuliah-kuliah bidang Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Mata kuliah Jurnalistik membahas tentang pengertian dan sejarah jurnalistik, teori pers di dunia dan di Indonesia, berita, jenis-jenis berita, manajemen redaksi, teknik wawancara, dan penulisan berita. Dalam perkuliahan ini, mahasiswa dituntut untuk mengaplikasikan keterampilan berbahasa Indonesia yang sudah dipelajari pada semester sebelumnya sehingga dapat diterapkan dalam konteks kehidupan yang relevan.

Perkuliahan Jurnalistik akan menggunakan sistem blended learning dengan pembagian 50% tatap muka dan 50% pembelajaran daring menggunakan elearning Kelas Jauh

Penilaian akan menggunakan bobot sebagai berikut.

  • Kehadiran 10%
  • UTS 20%
  • Tugas dan Keaktifan 30%
  • UAS 40%
Sumber referensi dapat diperoleh dari buku cetak maupun elektronik. Buku elektronik dapat dipinjam secara gratis di aplikasi Ipusnas (silakan mengunduh aplikasi ini di Playstore). Adapun referensi wajib yang digunakan dalam perkuliahan ini adalah sebagai berikut.
  1. Barus, Sedia Willing. 2010. Jurnalistik. Surabaya: Erlangga.
  2. K. Santana, Septiawan. 2017. Jurnalisme Kontemporer. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
  3. Kusumaningrat, Hikmat & Purnama Kusumaningrat. 2012. Jurnalistik Teori dan Praktik. Bandung: Rosdakarya.
  4. Rollnicki, Tom E., C. Down Tate, dan Sherri A. Taylor. 2015. Pengantar Dasar Jurnalisme (Scholastic Journalism). Jakarta: Kencana.
  5. Suhandang, Kustadi. 2016. Pengantar Jurnalistik (Seputar Organisasi, Produk, dan Kode Etik). Bandung: Nuansa Cendikia.
  6. Sumardiria, A.S. Haris. 2006. Jurnalistik Indonesia: Menulis Berita dan Feature. Bandung: Simbiosis Rekatama Media.

Mata kuliah Jurnalistik membahas tentang pengertian dan sejarah jurnalistik, teori pers di dunia dan di Indonesia, berita, jenis-jenis berita, manajemen redaksi, teknik wawancara, dan penulisan berita. Dalam perkuliahan ini, mahasiswa dituntut untuk mengaplikasikan keterampilan berbahasa Indonesia yang sudah dipelajari pada semester sebelumnya sehingga dapat diterapkan dalam konteks kehidupan yang relevan.

Perkuliahan Jurnalistik akan menggunakan sistem blended learning dengan pembagian 50% tatap muka dan 50% pembelajaran daring menggunakan elearning Kelas Jauh

Penilaian akan menggunakan bobot sebagai berikut.
  • Kehadiran 10%
  • UTS 20%
  • Tugas dan Keaktifan 40%
  • UAS 30%
Sumber referensi dapat diperoleh dari buku cetak maupun elektronik. Buku elektronik dapat dipinjam secara gratis di aplikasi Ipusnas (silakan mengunduh aplikasi ini di Playstore). Adapun referensi wajib yang digunakan dalam perkuliahan ini adalah sebagai berikut.
  1. Barus, Sedia Willing. 2010. Jurnalistik. Surabaya: Erlangga.
  2. K. Santana, Septiawan. 2017. Jurnalisme Kontemporer. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
  3. Kusumaningrat, Hikmat & Purnama Kusumaningrat. 2012. Jurnalistik Teori dan Praktik. Bandung: Rosdakarya.
  4. Rollnicki, Tom E., C. Down Tate, dan Sherri A. Taylor. 2015. Pengantar Dasar Jurnalisme (Scholastic Journalism). Jakarta: Kencana.
  5. Suhandang, Kustadi. 2016. Pengantar Jurnalistik (Seputar Organisasi, Produk, dan Kode Etik). Bandung: Nuansa Cendikia.
  6. Sumardiria, A.S. Haris. 2006. Jurnalistik Indonesia: Menulis Berita dan Feature. Bandung: Simbiosis Rekatama Media.

Dalam mata kuliah ini mahasiswa akan mempelajari seluk-beluk ilmu morfologi bahasa Indonesia yang terdiri atas (a) hakikat dan konsep dasar morfologi; (b) Konsep morfem dan kata; (c) proses-proses morfologis; (d) afiksasi; (e) reduplikasi; (f) komposisi); (g) abreviasi; dan (h) pemecahan kasus-kasus morfologi bahasa di Indonesia.

Pembelajaran dalam kuliah ini akan menggunakan
blended learning dengan metode pembelajaran berfokus pada mahasiswa (student centered learning). Artinya, mahasiswa akan lebih banyak aktif dalam pembelajaran, sedangkan dosen akan menjadi fasilitator bagi mahasiswa.

Referensi wajib yang digunakan dalam perkuliahan kali ini adalah:

  • Kridalaksana, Harimurti. 2007. Pembentukan Kata dalam Bahasa Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
  • Muslich, Masnur. 2010. Tata Bentuk Bahasa Indonesia. Jakarta: Bumi Aksara.
  • Ramlan. 2007. Ilmu Bahasa Indonesia: Morfologi. Yogyakarta: CV Karyono.
  • Sutarna, dkk. 2014. Morfologi Bahasa Indonesia (Modul UT). Tangerang Selatan: Universitas Terbuka.
  • Verhaar, J.W.M. 2012. Asas-Asas Linguistik Umum. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Mahasiswa dapat juga mencari referensi tambahan dengan mengakses berbagai sumber bacaan cetak dan daring, seperti di laman-laman berikut ini.

  • https://repositori.kemdikbud.go.id
  • https://sinta.ristekbrin.go.id
  • https://garuda.ristekbrin.go.id
  • https://acuanbahasa.kemdikbud.go.id

Penilaian ditentukan dengan kriteria sebagai berikut:

  • Kehadiran 10%
  • UTS 20%
  • Tugas dan Keaktifan 30%
  • UAS 40%